Posts Tagged ‘benang jahit’

spul-benangSaya pernah menulis artikel soal spul, tepatnya sisa benang di spul yang berantakan :), baca artikel yang berjudul :

Beres-beres benang dan spool yuk …

Berantakan, bikin tidak rapi dan sedikit mengganggu :), Nggak mungkin deh sisa benang di spul itu kita gulung lagi atau malah dibuang :), so lebih baik sisa spul benang kita rapikan dan simpan untuk dipakai lagi 🙂

Nah kalau disini, sisa-sisa benang tersebut biasa kami gunakan untuk mengesom, jahit jelujur, memasang kancing atau malah kalau lagi pas warnanya bisa untuk membuat lubang kancing.



Oia, spul pada gambar diatas adalah spul untuk mesin jahit kecil ya, seperti mesin jahit portable Janome saya yang biasa digunakan untuk membuat lubang kancing. Beda dengan spul mesin jahit besar/industri di workshop kami, biasanya sih benangnya tidak pernah ada yang tersisa :).Nah, jadi spul itu jangan hanya punya 1-2 saja ya :), beli yang cukup, toh kalau ada sisa bisa dimanfaatkan seperti disini 🙂

Salah satu dari banyak pertanyaan yang saya terima, adalah bagaimana cara menjahit menggunakan benang karet ?

Biasanya jahitan menggunakan benang karet ini tidak diaplikasikan pada semua baju, tetapi hanya pada bagian-bagian tertentu saja, misal : bagian pinggang, ujung tangan dan bagian leher pada beberapa baju. Contoh aplikasi benang karet di bagian belakang pada blouse disamping.contoh jahitan benang karet

Nah, biasanya banyak yang belum tahu atau terbiasa menjahit menggunakan benang karet ini. Ada yang bingung dimana meletakkan benangnya, apakah sama posisinya dengan benang biasa, jalurnya atau ada cara khusus ?

Sebetulnya menjahit dengan benang karet itu, jalur benangnya sama seperti biasanya, hanya yang membedakan adalah, spul yang biasanya diisi benang jahit biasa, diganti dengan benang karet, sedangkan benang pada bagian atas menggunakan benang jahit biasa, jalur benangnya juga sama seperti biasa (lihat photo dibawah).




Read More

Mesin nambah, tapi ruang kerjanya teteup…….

Beda sewaktu dulu masih kerja sendiri alias cuma punya 1-2 mesin saja, sekarang baru terasa sempit disini :), dan yang paling mengganggu itu selain sisa perca yang berantakan dibawah meja mesin, yaitu gulungan benang yang tersebar kemana-mana, berantakan, semakin membuat ruangan kerja yang kecil  menjadi lebih sempitttttttt.

Yang paling nyebelein yaitu jika sedang butuh benang warna tertentu, susah untuk mencarinya karena tempatnya yang mencar-mencar, atau bertumpuk menjadi satu, yang akhirnya malah bikin kusut benang *_*. Seringnya beli benang baru karena mengira benang dengan warna yang dibutuhkan sudah habis/tidak ada, padahal masih banyak tuh kalau mau dicari….(buang waktu dan biaya deh)

Nah, salah satu solusinya biar tidak berantakan dan susah nyari warna benang adalah membuat tempat benang yang ditempel didinding, selain tidak memakan tempat karena kita bisa memaksimalkan ruang dibawahnya, dengan tempat benang ini kita bisa mengorganisir benang sesuai warna dan kegunaannya, juga mencegah benang kusut.

Ini contoh tempat benang yang dibuat di workshop RJH :

 

tempat benang 1

 

Photo diatas untuk tempat benang kecil, terbuat dari papan triplek yang dipaku sebagai dudukan benangnya. Pilih kayu yang panjangnya sesuai dengan panjang benangnya.  Sebelum papan dipaku, lebih baik dibuat penanda dulu, gunakan penggaris supaya jaraknya sama.





Read More

Coba lihat dulu deh gambar berikut :

cops benang jahit

Ada yang tau ngk ini gambar apaan ? ^_^ iya itu plastik bekas gulungan benang jahit, kalau dulu sewaktu aku masih menjahit sendirian, jumlahnya sih ngk banyak, karena lama habisnya, tapi sekarang ? wah dengan total 8 mesin yang terus bekerja di workshop RJH, jadi banyak deh sisa cop benang ini, dan setiap harinya semakin banyak aja, kira-kira ada yang punya ide ngk ya enaknya dibuat atau dikasih siapa ya ? ^_^ sayang nih kalau sampai dibuang, lumayan banyak jumlahnya.





Read More

  • https://t.co/JN4SJw90ec

  • https://t.co/fEwqR3y9ss

  • https://t.co/E3rwEWvgKi

  • https://t.co/f0hTnm5sX4

  • https://t.co/Un5j1cXb4W

  • Gamis batik Haifa https://t.co/Jm3AiUZo2o

  • linenlook – bahan baru untuk gamis haifa https://t.co/9OvLgxCMJH

  • 2.5 m x 1.5 m adalah minimal ukuran kain untuk gamis Haifa https://t.co/nHHNgklBRM

  • haifa gallery Vs inayalooks, apa bedanya ?? https://t.co/C4y8FRP6jE

  • Gamis Haifa, Real Clothes for Real Women https://t.co/arIo8XX3MM

  • Kain Toyobo atau kain Foyobo ? beda atau sama sih https://t.co/Cm7BXgDkfQ

  • https://t.co/LYWAYCOGtk

  • janome SUV1122,...alhamdullilah masih sehat, masih bisa "menghasilkan " :) ... https://t.co/MUmNiF74Jb

  • Artikel terbaru di blog RJH, menjawab pertanyaan cara meningkatkan kualitas jahitan, bisa dibaca disini ya :... https://t.co/2aKT13d0fB

  • https://t.co/6zRGzAyKu4

  • https://t.co/U8SwUmjTgi

  • Segenap kru Rumah Jahit Haifa, Haifa Gallery dan Inayalooks mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H... https://t.co/djVIbQTmMX

  • https://t.co/bPPq1aJWTH

  • dimasa kini, kancing tersedia dalam banyak ukuran dan bentuk serta terbuat dari banyak pilihan material...tapi... https://t.co/x37QiL8hos

  • https://t.co/9HL71yEM26 https://t.co/ZXM2huSTKn