dan tidak semua kain batik itu bisa ketemu motifnya untuk model tertentu…

BlousebatikIbuSawitri dan tidak semua kain batik itu bisa ketemu motifnya untuk model tertentu...

Seperti yang sudah sering saya tulis, menjahit kain batik itu lebih rumit dibandingkan menjahit kain biasa, baik motif maupun polos.

Kenapa ? karena proses pembuatan pola dan cuttingnya lebih rumit, terutama untuk penentuan pola batik supaya saling ketemu simetris antar motifnya.

Tapi, pada kenyataannya, tidak semua motif pada kain batik itu bisa “dipertemukan” , beberapa batik motifnya tidak bisa ketemu walaupun pemolaan (penempatan pola baju pada bahan) sudah “dijungkir balik”. Jadi pola sudah diposisikan dari segala arah, namun tetap motif batik tidak bisa ketemu atau simetris. Untuk kain batik kelompok ini, mau tidak mau harus dipotong tanpa mempertemukan motif, seperti kita lihat pada gambar berikut, ini adalah salah satu contoh baju dari bahan batik yang motifnya tidak (mungkin) bisa simetris. Jadilah seperti pada gambar, motif tidak ketemu.

Yuk, gabung ke fan page Rumah Jahit Haifa buat terhubung dengan yang lainnya, dan melihat koleksi jahitan RJH.


manequin, bukan sekedar hiasan

lady valet full 120x300 manequin, bukan sekedar hiasanManequin -salah satu dari “sesuatu” yang paling melekat dengan dunia fashion ^_^

Apa itu manequin ? Menurut www.answer.com, manequin adalah : A life-size full or partial representation of the human body, used for the fitting or displaying of clothes; a dummy.

Jadi, manequin itu bisa berfungsi sebagai alat display pakaian atau bisa juga sebagai alat untuk fitting pakaian, di artikel ini kita batasi saja manequin di bidang fashion ya, karena ada juga manequin yang digunakan untuk misal bisang kedokteran, kemananan, dll.

Untuk di fashion sendiri, manequin pada dasarnya di bagi dua fungsi yaitu untuk “display” dan untuk “dressmaking“.

Sesuai fungsinya, manequin “display” biasa digunakan untuk mendisplay pakaian seperti yang sering kita lihat di toko-toko pakaian, sedangkan untuk manequin “dressmaking” biasanya digunakan oleh penjahit misalnya di butik atau tailor. Sering juga manequin ini disebut dengan tailors dummies.

Biasanya perbedaan kedua manequin ini yaitu manequin dressmaking diberi lapisan kain lagi yang fungsinya bisa untuk menusuk jarum pada saat fitting atau pemasangan pola di patung, beda dengan manequin display yang hanya berupa plastik polos tanpa dilapisi kain lagi.

Lalu apa fungsinya manequin dressmaking itu sendiri ? pentingkah bagi seorang penjahit ?

Di workshop RJH sendiri, kami memiliki 2 dressmaking manequin wanita dan 1 laki-laki, memang bukan model manequin yang mahal :) tapi menurut saya sudah sangat cukup dan membantu sekali dalam proses pembuatan baju di RJH.

Manequin dressmaking berguna untuk :

* Menampilkan model baju secara utuh, bisa juga menggantikan model misal untuk keperluan pemotretan baju sebagai proofing ke customer.

*Untuk mengetes bentuk atau model tertentu apakah jatuhnya pas dengan model baju secara keseluruhan, misal model krag turtle neck, detail obi, dll

*Membantu dalam proses pembuatan baju sebelum ke tahapan finishing, misal untuk melihat apakah furing/lining pas jatuhnya atau lebih panjang daripada kain utama.

Gambar dibawah adalah contoh penggunaan manequin dalam proses pembuatan kebaya pengantin Mba Dila, supaya jatuhnya terlihat, detail dan pas posisinya, kita gunakan dressmaking manequin ini.

manekin dressmaking 169x300 manequin, bukan sekedar hiasanSelain itu, ada satu lagi kegunan manequin ini di RJH, yaitu untuk dijadikan model baju jahitan customer sebelum baju dikirim atau sebagai proofing ke customer ^_^ , kan nggak mungkin baju jahitan customer kita coba pakein ke model orang lain ^_^, atau bajunya di jembreng di lantai atau tembok terus di poto, nanti jatuhnya baju tidak terlihat bagus, karena terlihat datar semua.

Jadi, jika anda menang serius untuk menjadi penjahit bagus, halus, rapi dll dll….memilki manequin dresmaking ini merupakan salah satu syaratnya ^_^ …

Yuk, gabung ke fan page Rumah Jahit Haifa buat terhubung dengan yang lainnya, dan melihat koleksi jahitan RJH.


vislin, kain pelapis, apa dan buat apa

Apa itu Vislin? Vislin adalah salah satu material jahit yang dibutuhkan untuk membuat sebuah baju.

Biasanya vislin dibutuhkan untuk melapisi bagian krag/leher, bagian posisi kancing serta posisi lubang kancing, bagian ban lengan/manset lengan, sert bagian- bagian lain yang diperlukan.

Sebelumnya, nama asli  untuk jenis kain pelapis ini belum saya temukan, apakah vislin,visilin atau malah vaselin ? karena di kamus mode juga tidak disebutkan dan bahkan di bungkus kain ini juga tidak ditulis, kecuali merknya ^_^.

Untuk bagian krag, selain vislin biasanya diperlukan juga staplek (akan dibahas pada artikel lain). Vislin merupakan pelapis (bagian dalam kain) yang diaplikasikan pada bagian dalam kain dengan cara ditempel menggunakan setrika panas, karena pada permukaan vislin bagian bawah ada lem – lem perekat yang apabila ditempel pada bahan menggunakan setrika panas vislin akan menempel pada bahan.

Hati – hati, jangan sampai salah memposisikan permukaan vislin, mana yang menghadap kain, mana yang menghadap setrika. Yang menghadap kain adalah permukaan yang mengandung lem, yang menghadap setrika adalah permukaan tanpa lem.

Tangerine1 vislin, kain pelapis, apa dan buat apa

Ada beberapa jenis/merk vislin yang terdapat dipasaran, tapi lengkapnya saya sendiri kurang faham.

Tangerine2 vislin, kain pelapis, apa dan buat apa

RJH sudah pernah menggunakan 2 jenis vislin.

Pada awalnya (awal pembuatan baju di RJH sekitar 3 tahun lalu) RJH menggunakan vislin yang merknya bukan seperti pada foto. Kadar lemnya agak sedikit, jadi ketikan diaplikasikan pada kain, daya rekatnya kurang, sehingga cenderung mudah mengkerut.

Nah, dengan pengalaman tersebut, RJH mencoba mencari jenis/merk vislin lain yang kualitasnya lebih bagus, dengan arti kualitas lebih bagus sama dengan harga lebih mahal tentunya…Ketemulah vislin dengan merk seperti ditunjukkan pada foto.

Vislin jenis/merk ini memiliki titik/kadar lem yang lebih banyak dari vislin yang digunakan sebelumnya, titik lem lebih rapat, sehingga ketika diaplikasikan pada kain “daya cengkeram”nya lebih kuat, kain tidak mudah mengkerut. Jadi, merk vislin inilah yang saat ini RJH gunakan, karena yang terbaik yang pernah dipakai.

Tapi tidak menutup kemungkinan apabila ada rekomendasi yang lebih baik, bisa dishare disini. Dan satu lagi, vislin bukanlah satu -satunya jenis pelapis pada baju, selain vislin ada trikot/tricod, ada staplek, ada kupner/kopner, masing -masing punya fungsi yang berbeda dan diaplikasikan untuk bagian baju atau jenis baju yang berbeda pula, selengkapnya dibahas pada artikel selanjutnya ya…




Halaman Selanjutnya »