any idea everyone ? enaknya diapain ya…

Tips menjahit | Wednesday February 24 2010 9:08 PM | Comments (0) Tags: , , , , ,

Coba lihat dulu deh gambar berikut :

cops benang jahit

Ada yang tau ngk ini gambar apaan ? ^_^ iya itu plastik bekas gulungan benang jahit, kalau dulu sewaktu aku masih menjahit sendirian, jumlahnya sih ngk banyak, karena lama habisnya, tapi sekarang ? wah dengan total 8 mesin yang terus bekerja di workshop RJH, jadi banyak deh sisa cop benang ini, dan setiap harinya semakin banyak aja, kira-kira ada yang punya ide ngk ya enaknya dibuat atau dikasih siapa ya ? ^_^ sayang nih kalau sampai dibuang, lumayan banyak jumlahnya.

Nah, karena saat ini jumlah mesin maupun produksi pakaian di RJH sudah lumayan meningkat….-Alhamdullilah-…….sepertinya pemakain benang jahit model seperti itu (ukuran kecil) sudah kurang cocok dan tidak efisien lagi nih, jadilah kami mulai menggunakan benang jahit standar industri garment yang notabene ukuranya lebih besar, sehingga lebih awet dan lama habisnya. Kebayangkan kalau sebentar – bentar harus ganti benang karena habis, belum lagi kalau harus beli dulu di toko benang, wah…tidak efisien deh. Tapi bukan berarti benang kecil sudah tidak kami gunakan lagi, karena ternyata benang besar ini tidak semuanya bermerk Astra, jadi RJH hanya menggunakan beberapa warna (Astra) untuk menjahit pakaian disini.

benang besar

 Demikian juga dengan penggunaan benang obras dan neci, di RJH sudah menggunakan gulungan besar standar industri garment yang notabene lebih bagus benangnya.

Belinya dimana ? ngk usah jauh-jauh..untuk anda yang tinggal disekitaran Bintaro bisa beli di Cipadu, dari yang masih baru sampai benang kiloan juga ada kok. Tapi ingat ya, benang itu juga macam-macam jenisnya, seperti di RJH, kami hanya menggunakan benang yang terbaik…apalagi untuk memayet…kalo bukan benang Astra, tukang payet di RJH ngk ada yang mau !! ^_^

  • Share/Bookmark

Yang berat,keker dan tebel itu ternyata merknya Panasonic to….. ^_^

Tips menjahit | Sunday February 7 2010 10:03 AM | Comments (6) Tags: ,

Masih inget dengan artikelku yang berjudul : Pressing tools, alat-alat untuk menyetrika ? nah di point no.1 itu adalah tentang setrika.

Sebenarnya selama ini di RJH itu masih menggunakan setrika biasa yang merknya Philips, anda pasti tau deh, bentuknya runcing didepan dan enteng banget beratnya. Jadi kalau akan menyetrika baju yang baru selesai dijahit, kita harus menekan dengan ekstra supaya hasilnya mulus dan rapih, terus diteken lagi pakai papan kayu.

Nah, sudah lama sih sebenarnya aku minta suami untuk cari setrika yang lebih berat dan keker, dah dicari-cari tapi masih ngk nemu, karena ya itu tadi yang kepikiran merk yang bagus itu cuma merk Philips. Eh nggak taunya ngk usah jauh-jauh nyarinya, di Harmoni swalayan Ceger akhirnya dapet tuh, merknya bukan Philips tapi Panasonic.

panasonic iron1panasonic iron

 Yang aku suka dari setrika ini adalah “beratnya” yang memang berat ^_^ jadi untuk menyetrika baju baru itu lebih “nekan” tag linenya aja Powerfull Press – Heavy Weight, selain itu aku suka dengan lapisan coating plate yang tebal banget dan kabelnya yang luwes tapi tebal. Oia, listriknya itu 450 W loh !

Memang setrika ini tidak dilengkapi dengan fasilitas steam, tapi ngk masalah kok, untuk menyemprot toh kita masih bisa menggunakan tabung/botol kan.

Pertanyaan : Ngaruh gitu mbak soal setrikaan ? Wah ngaruh banget, apalagi kalau kita sudah mendeklarasikan kalau kualitas jahitan kita adalah butik, bukan jahitan biasa, ya alat-alatnya juga jangan yang biasa dong ^_^

Special forces, need special weapons, kata suamiku masa senjatanya Gultor-81 Kopasus sama kayak senjatanya Polantas ^_^

  • Share/Bookmark

ada yang baru (lagi) di RJH ^_^

Tips menjahit | Tuesday January 26 2010 11:28 PM | Comments (8)

Ho ho (mba Wiwit mode on) hari ini ada yang baru loh di RJH……

iya kami kedatangan mesin jahit industri baru merk typical seperti gambar dibawah ini

 mesin jahit industri merk typical

belinya biasa di toko langganan RJH di Cipulir, delivery order :) tinggal telpon langsung dikirim. Enaknya kalau beli mesin jahit baru itu, semuanya masih muluuus dan dinamonya masih haluus suaranya ^_^

Selain mesin baru, RJH juga punya 2 personil baru, 1 penjahit dan 1 lagi pemayet+finishing

Semoga dengan tambahan tenaga baru, proses produksi di RJH bisa semakin cepat..amien

  • Share/Bookmark

Apa itu kancing dalam dan saku bobok ?

Untuk anda yang sering baca postingan di RJH, pasti sering mendengar istilah kancing dalam dan saku bobok. Nah anda sendiri tau ngk ya apa yang dimaksud dengan kancing dalam dan saku bobok itu ?

Gampangnya kita coba bandingkan dengan kanicing luar dan saku tempel yang banyak digunakan di kemeja casual pria. Anda bisa lihat pada gambar dibawah ini.

kancing luar dan saku tempel

Kancing dan model saku ini pasti sering anda lihat, jadi kancing terlihat dari luar dan saku dijahit tempel tanpa membuat lubang pada bahan kemeja utama.

Untuk kancing dalam dan saku bobok bisa anda lihat pada gambar dibawah ini.

 kancing dalam dan saku bobok

Kancing tidak terlihat dari luar karena ditutup lapisan lagi dan kantong saku bobok berada dalam bahan kemeja, jadi yang terlihat hanya bagian mulut sakunya saja.

Biasanya model saku bobok dan kancing dalam dipakai di kemeja formal/acara seperti kemeja batik.

Proses pengerjaan jenis kancing dan saku bobok ini lebih rumit daripada yang model tempel dan luar, terutama pada bagian sakunya, karena kalau salah bobok/motong harus ganti bahan kemeja. dan khusus untuk batik atau bahan bermotif, menentukan posisi bobokan agar motifnya ketemu/nyambung antara motif mulut saku dan bahan kemeja itu cukup sulit, perhatikan gambar diatas, motinya nyaru kan ? padahal itu sambungan loh !

Di RJH, untuk kemeja batik dan koko pesanan menggunakan standar ini atau kancing dalam dan saku bobok, kecuali atas permintaan pelanggan.

Ok, sekarang sudah clear kan ? makanya ongkos jahitnya beda dengan kemeja biasa :)

  • Share/Bookmark

Update status Workshop RJH :)

Berikut ini adalah foto terbaru dari workshop kami, saat ini jumlah mesin yang dimiliki adalah 2 mesin jahit lurus  HS, 1 mesin jahit lurus LS, 1 mesin jahit multifungsi, 1 mesin obras besar, 1 mesin neci dan 1 mesin press kancing.

workshop rumahjahithaifa 1workshop rumahjahithaifa 2workshop rumahjahithaifa 3workshop rumahjahithaifa 4

 Jangan berpikir kalau poto workshop RJH diatas itu dalam kondisi berantakan ya, segitu itu sudah rapi lo :) biasanya kondisi diatas hanya terjadi s/d jam 10 pagi saja, karena setelah itu kondisinya seperti kapal pecah :)

Bagi anda yang pernah datang ke workshop kami, dulu biasanya kami jamu di ruangan ini, tapi sekarang sudah tidak mungkin lagi karena sudah full, padahal mesin jahit kaos belum kami beli nih.

Nah, bagi anda yang mau membuka usaha jahitan dirumah seperti RJH ini, harus mulai dipikirkan untuk memisahkan ruangan jahit atau dengan kata lain, akses untuk ruangan jahit harus dibatasi atau dipisahkan dari anak-anak.

  • Share/Bookmark

Perhatikan meteran jahit anda !

Tips menjahit | Tuesday December 15 2009 10:48 AM | Comments (0) Tags: , ,

meteran Perhatikan meteran jahit anda !Seorang penjahit pasti punya yang namanya meteran :)

Nah dipasaran itu ada dua jenis meteran yang dijual, yaitu meteran biasa dan meteran jepang, tentu saja meteran jepang harganya lebih mahal bisa 3 kali lipat harganya dengan meteren biasa.

Lantas, apa bedanya ? seperti yang anda bisa lihat pada gambar disamping ini, meteran yang diatas itu meteran biasa, sedangkan meteran yang dibawah adalah meteran jepang. Dari segi fisik, meteran jepang lebih lebar dan bagus, tapi bedanya akan terlihat seiring dengan berjalannya waktu, meteran biasa lama-kelamaan akan mengeras/kaku dan mudah robek, sedangkan meteran jepang tetap lemas.

Tapi bukan itu yang aku mau sharing, melainkan kejadian sepele dan tidak pernah dibayangkan sebelumnya :) ternyata, hasil pengukuran kedua meteran itu bisa beda loh ! Awalnya sempat bingung, karena untuk proyek jahitan blouse Mbak Yana, pola dan bahan itu yang motong aku, tapi kok setelah jadi baju bisa beda ya hasilnya ? ee ternyata kecurigaanku benar…bahan yang satu aku potong setelah dikukr dengan meteran jepang, yang satunya lagi pakai meteran biasa :)

Nah, jadi pastikan kalau anda mengukur badan dengan meteran jepang, maka sewaktu membuat dan memotong pola juga gunakan meteran yang sama ya, jangan campur-campur.

Nah, dengan kejadian ini, untuk ukuran badan yang dikirimkan oleh anda ke RJH, asumsiku anda melakukan pengukuran badan itu menggunakan meteran biasa, jadi pembuatan pola dan bahan di RJH  juga akan menggunakan meteran biasa. Betul begitu ??? :P

  • Share/Bookmark
Halaman Selanjutnya »