Archive for the ‘Mompreneur’ Category

Kepada seluruh pelanggan maupun pengunjung rumahjahithaifa.com, mohon maaf jika sejak tanggal 26 Juni sore sampai dengan 31 Juni dini hari, tidak bisa mengakses situs ini.

Hal tersebut disebabkan karena jatah bandwidth bulanan rumahjahithaifa.com yang sebesar 8 GB sudah HABIS ! 🙂 .

Sehingga bagi anda yang mengakses situs ini pada tanggal tersebut akan muncul tulisan ” Bandwidth Limit Exceed”, ya karena sudah tidak ada lagi jatah bandwidth yang tersisa. Sebenarnya pada tanggal 26 Jun kemarin, RJH.com sudah mengupgrade BW dari 8 GB ke 10 GB (upgrade 2 GB), cuma karena adminya lupa konfirmasi ke ARDHOSTING, maka situs baru normal kembali per tanggal 1 Juli 2009.

Mohon maaf sekali lagi ya… 🙂

Ada yang masuk di RJH, tapi ada juga yang keluar …. 🙂 apa ya ??

Bukan…bukan soal SDM yang keluar masuk, tapi aku mau cerita soal senjata baru ku, yaitu mesin jahit high speed Juki (asli)…. ya mesin jahit asli Japan, soalnya kata orang yang tahu soal mesin jahit, sekarang banyak mesin jahit high speed Juki-Jukian, alias Juki palsu, orang bilang sih Juki Taiwan. Ciri-ciri mesin Juki Taiwan yang paling gampang katanya bisa diliat dari warnanya yang putih dan ada tulisan sablonan Juki warna biru, selain itu, selisih harganya juga jauh banget. Karena aku juga nggak ngerti soal mesi jahit industri/high speed ini, ya udah lah aku ikuti aja nasehat mereka untuk tidak membeli mesin Juki-Jukian alias Juki Taiwan, tapi untuk beli mesin Juki asli, cuma karena harga barunya mahal, ya terpaksa deh aku beli yang second aja di Cipulir……..tapi meskipun mesin second, insyaAllah hasilnya masih bagus dan kuat.

Read More

Sebenarnya acara bazaar itu sendiri sudah diadakan minggu kemarin (18/05/2009) tapi tidak apalah kalau aku baru posting sekarang, karena yang penting itu bukan acara bazaarnya, tapi cerita atau pengalaman di balik acara bazaar itu yang ingin aku sharing.

Bazaar ini adalah bazaar yang pertama kali diikuti oleh rumahjahithaifa.com (RJH), o iya penyelenggara atau sponsor utama bazaar ini adalah Tabloid Nova dan Royco. Jadi, acara utamanya adalah demo masak bersama Sisca Switomo dan padu padan busana muslim oleh Team Nova. Persiapan RJH untuk acara ini sendiri antara lain : memperbanyak stok  produk/koleksi jilbab (polos maupun motif), gamis, blouse dan taplak meja sulam. Selain produk, RJH juga menyiapkan (membeli) tiang gantungan baju (gawang), X-Banner dan kartu nama.

Aku datang ke acara bazaar tsb jam 07:00 (acara mulai jam 07:00 – 13:00) dan inilah kesalahan
pertamaku 🙂 kenapa ? ya iyalah masa acara mulai jam 7, dateng juga jam 7, jadilah aku kerepotan sendiri, waktu buat nata-nata barang dan gantungan harus dikerjakan super cepat, dan bukan itu masalahnya, kalau kita datang telat, lapak kita bisa  “kegeser” oleh peserta lain. Jadi pajangan/dagangankita posisinya agak “nyelip” dan itu lah yang aku alami sendiri. Tiang pajangan produk seolah-olah “tenggelam” oleh tiang-tiang produk orang lain.
Kesalahan keduaku adalah tidak menyiapkan mini-banner dan poster-poster kecil yang mencolok misalnya :   DISKON BAJU BUTIK, JILBAB !!! dll…tapi kan RJH dah punya X-Banner ? begini ceritanya…..ternyata di acara Bazaar yang ada sponsornya seperti ini, pemasangan X-Banner (60×160 cm) tidak diperbolehkan, karena nanti dianggap sponsor resmi 🙁 ya terpaksa deh X-Banner tadi digulung lagi. Nah disinilah kegunaan mini banner dan poster-poster kecil tadi.

Read More

mesin-jahitTernyata mencari penjahit (halus) wanita itu susah. Ya, seiring makin banyaknya orderan di rumahjahithaifa selayaknyalah aku mengambil tenaga tukang jahit tambahan karena aku takut orderan tidak selesai tepat waktu dan menumpuk dan yang paling penting adalah aku takut anak-anak malah terlantar gara-gara ibunya sibuk menjahit.  Tapi mencari tenaga tukang jahit itu tidak gampang, apalagi penjahit wanita dan yang bisa menjahit halus. Kalau anda sering belanja ke toko-toko benang pasti deh banyak iklan yang dipasang disana yang intinya mencari tenaga penjahit halus dan berpengalaman, padahal iklan itu sudah terpasang lama sekali dan belum dilepas juga. Aku sengaja memilih penjahit wanita bukan penjahit pria, karena lebih nyaman saja. Karena produksi aku kerjakan di rumah rasanya tidak nyaman kalu ada laki-laki lain dirumah selain itu yang aku tau, kebanyakan penjahit pria itu suka merokok sewaktu bekerja….walah bisa bikin polusi nih dirumah. Wanita juga biasanya lebih telaten dan rapi kan dalam bekerja. Tapi ya itu, entah mengapa penjahit itu kebanyakan kok laki-laki ya ? padahal sewaktu aku kursus menjahit dulu, teman-teman sekelasku itu wanita semua loh ! pada kemana ya mereka.

Memang ada beberapa kandidat penjahit wanita yang pernah datang, tapi kebanyakan mereka belum bisa menjahit halus alias menjahit kasar, soalnya mereka itu kebanyakan jebolan konveksi yang bangkrut gara-gara krisis global kemarin. Dari beberapa kandidat itu ada yang aku terima, mungkin dengan kesabaran aku masih bisa lah melatih mereka, tetapi setelah beberapa lama aku jalani kok malah tidak efektif ya ? soalnya banyak dari baju-baju hasil jahitan mereka yang aku bongkar ulang dan akhirnya aku jahit sendiri, jadi banyak waktu yang terbuang. Lucunya, ada yang malah tersinggung kalau aku supervisi, mungkin dia merasa pernah bekerja di konveksi  yang besar dan tidak ada yang mempermasalahkan kualitas jahitannya, kok di rumahjahithaifa yang rumahan malah nggak diterima ya ? padahal sudah berkali-kali aku kasih tau kalau di rumahjahithaifa,  kualitas itu nomor satu,  kualitas butik,  jahitan harus halus jangan mengejar kuantitas. Kalau sudah begitu, ya terpaksalah aku memutus hubungan kerja.

Setelah tanya-tanya, ternyata sekarang banyak yang menggunakan cara titip jahit,  atau mereka para penjahit itu mengerjakan jahitannya di rumah masing-masing, jadi aku hanya drop bahan yang sudah dipotong saja. Bagiku cara ini bukanlah pilihan yang tepat, karena aku tidak bisa melakukan supervisi langsung, selain itu mereka biasanya menggunakan mesin obras kecil (3 benang) padahal di rumahjahithaifa aku sudah bikin standar untuk obras menggunakan mesin besar (4 benang) yang hasilnya lebih rapi dan kuat, belum alat-alat yang lain seperti jarum, benang dll.




Biasanya, mereka yang sudah terampil dan pintar menjahit halus membuka jasa jahitan sendiri alias usaha sendiri :), jadi agak susah mencari stok penjahit bagus nih. Mungkin juga karena lokasi rumahku ya yang kurang “strategis” buat mencari penjahit, mungkin kalau disekitar ceger, pondok aren atau cipadu masih banyak tenaga penjahit bagus yang bisa dipakai…..ada yang mau melamar jadi penjahit ?????

  • Gamis batik Haifa https://t.co/Jm3AiUZo2o

  • linenlook – bahan baru untuk gamis haifa https://t.co/9OvLgxCMJH

  • 2.5 m x 1.5 m adalah minimal ukuran kain untuk gamis Haifa https://t.co/nHHNgklBRM

  • haifa gallery Vs inayalooks, apa bedanya ?? https://t.co/C4y8FRP6jE

  • Gamis Haifa, Real Clothes for Real Women https://t.co/arIo8XX3MM

  • Kain Toyobo atau kain Foyobo ? beda atau sama sih https://t.co/Cm7BXgDkfQ

  • https://t.co/LYWAYCOGtk

  • janome SUV1122,...alhamdullilah masih sehat, masih bisa "menghasilkan " :) ... https://t.co/MUmNiF74Jb

  • Artikel terbaru di blog RJH, menjawab pertanyaan cara meningkatkan kualitas jahitan, bisa dibaca disini ya :... https://t.co/2aKT13d0fB

  • https://t.co/6zRGzAyKu4

  • https://t.co/U8SwUmjTgi

  • Segenap kru Rumah Jahit Haifa, Haifa Gallery dan Inayalooks mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H... https://t.co/djVIbQTmMX

  • https://t.co/bPPq1aJWTH

  • dimasa kini, kancing tersedia dalam banyak ukuran dan bentuk serta terbuat dari banyak pilihan material...tapi... https://t.co/x37QiL8hos

  • https://t.co/9HL71yEM26 https://t.co/ZXM2huSTKn

  • https://t.co/sG5tV0O0X2

  • https://t.co/bTAvrezdqz

  • https://t.co/sXap4dkpxP

  • https://t.co/eS003feaDg

  • https://t.co/EB5NuXimgt