Wahai para Trolls… we will not feed you here..

mompreneur | Monday February 6 2012 6:13 AM | Comments (0) Tags: , , , , ,

unmarketing Wahai para Trolls... we will not feed you here..Sebagai penjahit saya sudah pernah menulis tentang buku-buku soal jahitan yang saya punya, tetapi sebagau pelaku usaha jahitan ini, tentu ada buku-buku seputar bisnis yang saya baca juga :) misalnya seputar Internet marketing. Salah satu buku itu berjudul Unmarketing- Stop Marketing, Start Engaging karya Scott Stratten.

Tapi, di tulisan ini saya tidak akan membahas seputar marketing itu sendiri :) (bisa baca bukunya sendiri ajah :P), saya hanya mau menulis (menyadur/copy paste) aja salah satu bab di buku ini, yaitu Bab 22 Hal. 85 yang judulnya Don’t Feed the Trolls.

Akan ada hal-hal negatif yang akan terjadi ketika anda aktif dan eksis di social media. Dengan aktifnya anda di social media, sama saja dengan mengundang seluruh dunia untuk datang :) ya ini internet bun ! tidak ada batas didunia ini :)

Sejujurnya, saat RJH hadir melalui blog (belum ada FB fan page) para Troll itu sudah gentayangan kok :)

Sekarang, ketika banyak orang aktif di FB, be ready !

Ini adalah cukilan dari isi buku Unmarketing tsb, sengaja tidak saya translate, karena selain takut salah translate :) biar anda persepsikan sendiri saja ya.

The Troll :

In Internet slang, a troll is someone who posts controversial, inflammatory, inrelevant, or off-topic messages in an online community, such as online discussion forum, chat room, or blog, with the primary intent of provoking other users into an emotional response or of otherwise disrupting normal on-topic discussion.

……

Nowadays, trolls have moved into the social media stream, leaving nasty blog comments, sending meathead tweets, or insulting facebook comments.

……

Berikut ini adalah 4 tips dari Scott Stratten untuk menghadapi para Trolls tsb :

1. DFTT (Don’t feed The Trolls) : This is by far the best piece of advice I ever received back in the day and it still holds true. I was getting grumpy about a guy baiting me in a chat, and someone sent me a private message whit that line. Trolls feel horrible about their lives, their haircuts, and are angry that a bowtie has not become acceptable attire in society. And they are hungry. If you don’t feed them, they eventually go look for food elsewhere.

2. Don’t Expose Them : ….

3. Pick Who Gets Your Emotional Currency : ….

There are way too many incredible people in this world, and on Twitter especially, who are worth your time.

4. Realize Where They’re Aiming : …..

Does the Troll know you ? Does she have tea and crumpets with you ? No. So screw ‘em.

This isn’t about living in a bubble and only listening to happy things. Constructive criticism is one thing, being a jerk is another.

You’re worth more than troll bait. Don’t listen, don’t acknowledge. Just be you, and do it at the highest level possible, because I think you rule.

Okay bun, bagi anda pelaku bisnis (online) dan aktif di Social media spt FB, Twitter atau Blog, be ready for the Trolls !! Just be You… dan saya akan mencoba untuk tetap menjadi “saya”…. Rumah Jahit Haifa….. Bismillah, they’ll not make us down.




repotnya jadi penjahit online

“To be successful in business, you need to see what others don’t. ” —Mark Cuban

Sebelum saya ceritakan apa saja yang dilakukan oleh RJH sebagai penjahit online, saya ajak sejenak untuk membandingkan usaha jahitan offline atau usaha jahitan “umum” seperti yang sering kita temui, kenapa ?? karena nanti akan saya ceritakan, “kerepotan2″ yang harus siap anda kerjakan jika membuka usaha jahitan “online” seperti RJH ini.

Oia sebelumnya bagi yang belum pernah berkunjung ke workshop RJH, saya kasih tau nih, tidak ada plang, banner atau spanduk bertuliskan “Terima Jahitan”, “Rumah Jahit”, “Penjahit” atau yang lainnya di workshop kami yang mungil itu :) yang ada hanya alamat rumah, dari awal memang RJH fokus untuk online saja, mencari customer dari luar :)

Sekarang kita bayangkan usaha jahitan yang offline dan umum saat ini, anda menyewa kios, ruko atau mungkin dirumah sendiri, pasang plang seperti diatas tadi kemudian bersiap menunggu customer datang :) Biasanya customer datang lengkap dengan bahan dan model yang mau dijahitkan, sedangkan untuk aksesoris pendukung (kancing,furing,risluting dll kita sediakan), kita ambil ukuran badan customer, tulis nota/bon lengkap dengan DP yang dibayarkan, serta target selesai jahitan bisa diambil, biasanya sih 2 minggu. Lalu setelah dua minggu customer akan datang, fitting, kalau pas maka baju akan diambil dan membayar pelunasan :) sudah ! proyek selesai :)

Oia, jangan lupakan faktor lokasi,lokasi dan lokasi !! jika mau usaha seperti diatas, minimal dipinggir jalan biar banyak orang yang tau, tapi kalo di dalam perumahan atau lingkungan yang tersembunyi spt RJH ?? butuh waktu lebih lama supaya keberadaanya diketahui orang.

341 panicaway 225x300 repotnya jadi penjahit online

- menerima orderan jahit tidak hanya bertemu langsung, lebih banyak via email, sms, bbm, dll…tidak bisa langsung anda eksekusi, contoh model harus anda print biar jelas dan detail, atau anda harus mencarikan contoh model jika customer meminta, scan ! edit ! kirim via email ! printer, scanner, internet ! harus anda punyai.

- konfirmasi ukuran ! ini penting karena tidak diukur langsung, kesalahan bisa saja terjadi, anda harus bisa mengira-ngira jika ada ukuran yang “anomali”, dan harus mempersiapkan langkah-langkah jika ukuran tidak tepat, supaya bahan tidak terbuang percuma, misal spare kampuh untuk resize baju ! tapi harap dicatat ada bahan-bahan tertentu yang bisa rusak jika di vermak atau dibongkar jahitannya, seperti bahan sutra ! jadi usahakan tidak boleh ada kesalahan untuk bahan ini.

- baju sudah dikirim dan ternyata ukurannya tidak sesuai ?? siap-siap revisi !! dan ini adalah “free of charge” alias gratis !! termasuk ongkos kirim kembali jika harus dikirim melalui kurir ! hitung sendiri berapa biaya yang harus dikeluarkan, di RJH, tenaga penjahit tetap dibayarkan jika harus meresize ukuran, karena itu bukanlah kesalahan mereka, tetapi salah saya !

- nyariin bahan kombinasi ? jilbab padanan ? wah itu sudah biasa disini, silahkan bayangkan sendiri berapa ongkos dan waktu yang dihabiskan dari graha bintaro ke cipadu atau mayestik untuk hunting bahan !, saya bilang hunting, karena membeli bahan kombinasi yang sepadan tidak seperti membeli minyak goreng di indomart :) pasti langsung ketemu di raknya. Just info, tidak semua bahan bisa kami carikan, seperi bahan korduroy, tenun, sutra dll :)….dan coba hitung faktor resikonya, anda sudah beli bahan kombinasi, tapi tidak sesuai dengan keinginan customer, maka kita harus hunting lagi, rugi ?? well..itulah resiko yang berani kami ambil, toh untungnya usaha ini adalah bahan tsb tidak akan basi seperti kalau kita usaha kuliner kan ? :)

- setelah baju selesai (termasuk final check) mesti diambil photonya, karena untuk order online, sebelum baju dikirim, customer mesti dikasih tau dulu photo baju jadinya, kalau ada yang tidak sesuai bisa direvisi dulu sebelum dikirim. Kamera digital, komputer, internet harus anda punyai tentunya.

- ternyata photo yang sudah diambil itu tidak bisa langsung dikirim, harus di edit dulu !, cropping, resizing, watermarking dll supaya enak dilihatnya.

- kirim baju via kurir, jelas memerlukan waktu dan anda tidak bisa lepas tangan begitu saja setelahnya, siap-siap membantu tracking jika baju belum sampai tujuan :) atau jika ada masalah lainnya.

- pembayaran ?? enak sekali kalau langsung ketemu dan dibayarkan langsung, karena lokasi customer yang berjauhan, internet banking solusinya :) akan timbul masalah jika transaki transfer tidak ada keterangan nama pemilik, atau nama pemilik beda ? butuh waktu untuk konfirmasi lagi

- dan itu semua belum selesai :) uploading ke FB, blog, lengkap dengan artikelnya… setelahnya siap-siap menjawab pertanyaan2 dari yang lain :)

Jangan lupakan teknik atau skill untuk memotret, editing photo, office, dll meskipun hanya tingkat dasar, tapi butuh waktu untuk mempelajarinya , dan sangat-sangat repot jika semua itu harus dikerjakan sendiri :) anda butuh team yang bisa kerja bersama.

Itulah alur kerja di RJH, repot kan ? Iya, lebih repot jika dibandingkan dengan model yang pertama tadi :) tapi itulah pilihan yang kami ambil, repot kami anggap sebuah proses yang harus dilalui untuk maju, enjoy aja :)

Bagaimana dengan anda ? ada ide atau mungkin cara lain yang bisa membuat kerja kita lebih efisien ? share dong :)




TRUST

mompreneur | Tuesday November 1 2011 9:38 AM | Comments (2) Tags: ,

Trust
1000% saya memercayai prinsip bahwa “roh” jualan adalah mencari teman dan membangun pertemanan, bukan sebatas menguasai teknik-teknik penjualan. Kenapa? Begitu menjadi teman, maka si pelanggan dengan sendirinya akan men-trust Anda. Dan dengan bekal trust, maka proses jualan Anda akan menjadi begitu mudah. Pelanggan menjadi begitu pengertian, tidak usil dengan kesepakatan harga, menjadi pemaaf jika kita melakukan kesalahan, dsb-dsb. Artinya, di titik ini sesungguhnya Anda tak perlu lagi teknik-teknik penjualan yang canggih.

………..

Dengan landasan trust, pelanggan akan percaya penuh bahwa sebagai teman Anda tak akan memperdaya, menipu-muslihat, memanipulasi mereka. Mereka akan yakin bahwa Anda akan selalu berpikir dan berbuat yang terbaik untuk mereka. It’s the power of friendship.

———

Itulah sepenggal artikel dari blognya mas Yuswohady yang berjudul Selling = Making Friendship

Saya sendiri setuju 1000%, sama dengan mas Yuswohady , ini bukan sekedar selling, it’s all about making relationship, making friend and Trust.

Banyak contoh yang dialami sendiri oleh RJH karena “friendship” tersebut, banyaaakk….banyak banget malah ^_^

Kalau di artikel aslinya tadi hanya membahas keuntungan dari sisi seller aja, padahal jelas keuntungan juga ada disisi buyer *_^

Hihi, free ongkir, free jilbab, free baju,free ongkos jahit, dikirim dulu padahal belum dibayar, dianterin langsung kerumah (oleh saya ^_^), waktu mepet tapi disanggupin (dilemburin ^_^), dll…. dll….. adalah hal biasa ^_^ … that’s what friends are for.

Saya akui, pelayanan kami memang belum maksimal, ngk melulu seperti diatas, kami mohon maaf sebesar-besarnya ^_^, sambil kami akan terus belajar untuk memperbaikinya, yang jelas roh dan spirit kami adalah menjalin pertemanan.




Halaman Selanjutnya »