Pagi ini aku terima SMS broadcast dari Safir Senduk, isinya : “Kini sudah saatnya merubah wanita untuk tidak lagi menjadi obyek utama dari iklan barang dan jasa, tetapi menjadi motor penggerak ekonomi keluarga.”

Aku tidak akan membahas soal kata-kata “merubah” yang seharusnya kalau menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar itu harusnya “mengubah”, tetapi aku tertarik dengan intisari dari sms itu sendiri.

Memang kalau kita perhatikan, hampir semua iklan mejadikan wanita itu menjadi obyeknya, bahkan beberapa iklan justru merendahkan kaum wanita itu sendiri.

Sudah saatnya wanita terutama ibu rumah tangga menjadi motor penggerak ekonomi keluarga, menjadi wanita yang mandiri tapi tentu saja keluarga harus tetap nomor 1.  Jangan sampai bila terjadi musibah yang menimpa kepala keluarga atau suami yang menjadi satu-satunya tulang punggung ekonomi keluarga, seorang ibu menjadi tidak berdaya jika harus menanggung beban itu.

Untuk para ibu mungkin berbisnis dari rumah bisa menjadi salah satu jalan keluarnya. Bisnis apa ? ya itu sih terserah anda sendiri, tapi menurutku lebih baik bila bisnis yang kita jalani itu adalah bidang yang memang kita pahami atau hobi kita. Misalnya aku yang suka menjahit, mencoba “menjual” ketrampilanku itu, tidak harus muluk-muluk dulu setidaknya ketrampilan itu bisa berguna untuk keluarga kita dulu.

Bagaimana jika kita belum atau tidak punya ketrampilan yang bisa dijual ? coba ikutan kursus, banyak sekali tempat-tempat kursus yang bisa kita ikuti.

So, untuk para ibu, yuk kita cari dan tingkatkan terus ketrampilan kita. O iya, kalau mau mendapatkan SMS Broadcast soal keuangan/finansial dari Safir Senduk, ketik aja reg<spasi>safir, kirim ke 6876, tarifnya 2000 rupiah per sms.

salam

-susi-

ini adalah artikel yang aku copas dari koran KOMPAS, lupa edisi tanggal berapa.

Bekerja di Rumah, Why Not?

Banyak di antara kita yang berhenti bekerja begitu memiliki Si Kecil. Sebagian besar teman Anda mungkin akan menyayangkan keputusan Anda. Namun, percaya lah, Anda tidak mengambil keputusan yang salah. Anda bisa merasakan betul bagaimana merawat anak, tidak membiarkannya tumbuh besar dalam pengaruh pembantu rumah tangga atau baby sitter-nya, dan mampu mendukung penuh aktivitasnya.

Namun ketika anak sudah mulai bisa ditinggal, Anda mulai merasa kangen dengan dunia kerja. Di lain pihak, anak yang makin besar juga membutuhkan lebih banyak biaya. Dalam situasi ini, Anda mulai berpikir-pikir untuk bekerja di rumah supaya tetap dapat mengawasi anak. Banyakkah pekerjaan yang ditawarkan? Cukupkah hasil yang diperoleh untuk membiayai kebutuhan, dan bagaimana supaya target pekerjaan terpenuhi?

Bidang Pekerjaan

Read More

label HaifaAkhirnya kesampaian juga keinginanku untuk memiliki label baju sendiri. Setelah cari-cari informasi tempat pembuatan label baju di internet (nggak nemu) akhirnya dateng langsung ke pasar tanah abang blok F. Ternyata disana banyak sekali toko yang bisa membuatkan label baju. Cukup kaget juga aku, ternyata minimal order itu harus 1000 lusin, bayangin deh 1000 lusin label baju……..
Setelah lihat-lihat model label baju yang ada disana, aku pilih desain yang minimalis dan simple saja (biar murah). Label baju yang aku buat adalah label yang untuk dipasang dikerah baju, dengan desain minimal akhirnya disepakati ongkos cetaknya Rp.750.000, dijanjikan selesai dalam waktu 1 minggu.
Waktu desain label, sempat bingung juga sih mau bikin seperti apa, setelah dipikir-pikir lagi, kan produk rumah jahit haifa tidak hanya pakaian saja, ada aksesoris seperti taplak, mukenah dll, akhirnya aku pilih label “Haifa  product” aja deh.

Setelah satu mingguan, label yang aku pesan telah selesai, ini dia labelnya :

Gambar dibawah adalah label baju yang telah aku aplikasikan kedalam produk bajuku (leher).

Sebenarnya kenapa sih aku ingin sekali membuat label baju, kalau dipikir-pikir 1000 lusin kapan habisnya kalau cuma untuk produksi rumahan yang bukan produksi massal, belum lagi harganya yang lumayan mahal ? nggak sayang emang ?
Dengan memiliki label sendiri, aku ingin agar orang lain tau/aware akan produk-produk yang aku buat dengan kata lain aku ingin membangun merk/brand sendiri.
Selain itu aku juga ingin menegaskan kalau semua produk baju yang aku jual adalah hasil produksi sendiri, jadi bukan pakaian jadi yang dibeli grosiran/kodian.
Dan yang lebih penting menurut yaitu aku jadi lebih semangat lagi untuk produksi, kenapa ? ya karena inget yang 750 ribu itu loh……jadi ingin buru-buru balik modal ….

Kunjungi toko online kami di www.haifagallery.com untuk melihat koleksi busana kami.




Berbicara tentang jahitan yang bagus atau sering disebut jahitan berkualitas butik, mungkin banyak sekali syarat atau kriterianya. Berikut ini aku coba kumpulkan beberapa ciri-ciri jahitan yang aku gunakan di Rumah Jahit Haifa :

1.  menggunakan stik kecil/halus. Semakin kecil stik yang digunakan maka jahitan semakin rapat -> makin kuat.Makin kecil stik-> makin banyak benang yang digunakan -> makin mahal :).1 cm = 4 s/d 6 stik.
2. obrasan rapi,  tidak mengkerut
3.  jahitan tidak mengambang/loncat
4.  menggunakan material yang berkualitas bagus, misalnya benang dan resleting.
5.  mengikuti standar pola internasional (tergantung penjahitnya sih), untuk wanita :
– lebar badan muka ditambah 1 cm dari lebar belakang.
– kerung lengan depan lebih masuk 1 cm dari belakang (jahitan lengan maju 1 cm dari jahitan samping badan)
– kampuh (sisa jahitan dalam minimal 2 cm)
6. presisi : ketepatan dalam pengerjaan terutama pada bagian yang tampak dari luar seperti : resleting, krag dan lubang kancing.
7. untuk kain bermotif, potongan motif harus pas/ketemu.
8. untuk pakaian wanita aku lebih sering menggunakan model ber kupnat.

Mudah-mudahan hal-hal diatas bisa termasuk ke kriteria jahitan yang bagus/berkualitas butik.  Mungkin anda punya informasi seputar kualitas jahitan atau sekedar komentar untuk jahitan ku, silahkan tulis komentar anda disini.

salam

-susi-

Kunjungi toko online kami di www.haifagallery.com




  • https://t.co/Un5j1cXb4W

  • Gamis batik Haifa https://t.co/Jm3AiUZo2o

  • linenlook – bahan baru untuk gamis haifa https://t.co/9OvLgxCMJH

  • 2.5 m x 1.5 m adalah minimal ukuran kain untuk gamis Haifa https://t.co/nHHNgklBRM

  • haifa gallery Vs inayalooks, apa bedanya ?? https://t.co/C4y8FRP6jE

  • Gamis Haifa, Real Clothes for Real Women https://t.co/arIo8XX3MM

  • Kain Toyobo atau kain Foyobo ? beda atau sama sih https://t.co/Cm7BXgDkfQ

  • https://t.co/LYWAYCOGtk

  • janome SUV1122,...alhamdullilah masih sehat, masih bisa "menghasilkan " :) ... https://t.co/MUmNiF74Jb

  • Artikel terbaru di blog RJH, menjawab pertanyaan cara meningkatkan kualitas jahitan, bisa dibaca disini ya :... https://t.co/2aKT13d0fB

  • https://t.co/6zRGzAyKu4

  • https://t.co/U8SwUmjTgi

  • Segenap kru Rumah Jahit Haifa, Haifa Gallery dan Inayalooks mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H... https://t.co/djVIbQTmMX

  • https://t.co/bPPq1aJWTH

  • dimasa kini, kancing tersedia dalam banyak ukuran dan bentuk serta terbuat dari banyak pilihan material...tapi... https://t.co/x37QiL8hos

  • https://t.co/9HL71yEM26 https://t.co/ZXM2huSTKn

  • https://t.co/sG5tV0O0X2

  • https://t.co/bTAvrezdqz

  • https://t.co/sXap4dkpxP

  • https://t.co/eS003feaDg