Standar Ukuran Baru kami
Dear All,
Mohon untuk perhatikan Standar Ukuran baru kami. Mudah – mudahan dengan tabel ukuran yang baru ini, semakin memudahkan anda dalam menentukan ukuran baju jadi yang akan anda beli.

Dear All,
Mohon untuk perhatikan Standar Ukuran baru kami. Mudah – mudahan dengan tabel ukuran yang baru ini, semakin memudahkan anda dalam menentukan ukuran baju jadi yang akan anda beli.

Alhamdullilah, setelah kurang lebih 2 minggu tutup karena libur lebaran, InsyaAllah hari ini kami sudah buka :) . Tapi sepertinya untuk proses produksi belum bisa hari ini, krn jadwal hari ini adalah t une up semua mesin jahit disini, bikin ulang semua pola standar SML, ngelist ulang orderan yang sudah masuk, dan tentu saja beres-beres workshop.
FYI, selama liburan kemarin, sang Admin RJH, bersusah payah untuk membuat web online store RJH, jadi nantinya semua produk ready stock RJH bisa di beli melalui situs tsb, sedangkan untuk produk jahitan (made by order) bisa dilihat di blog ini. Jadi, rencana kedepan adalah situs rumahjahithaifa.com akan fokus untuk produk jahitan pesanan dan untuk ngeblog yang berisi artikel seputar jahit-menjahit dan lain-lain.
Silahkan kunjungi situs online store kami di http://toko.rumahjahithaifa.com, belum 100% selesai tapi silahkan dilihat-lihat dan ditest :) sekalian untuk uji kestabilan Virtuemart, spt yg anda ketahui, semua design maupun engine situs kami menggunakan program open source yang gratisan/free yaitu wordpress, joomla + virtuemart dan kami kerjakan sendiri, jadi harap maklum kalau tampilannya sangat sederhana dan standar sekali.
Selamat berbelanja :)
“Ikatlah ilmu dengan menuliskannya” – Ali bin Abi Thalib
—————————————————————————————————————-
Menulislah, atau kau akan menghilang dalam pusaran sejarah.
Katanya, menulis itu pekerjaan panggilan hati, seorang penulis itu penjaga peradaban agar tak punah, menulis berarti mengikat ilmu, menulis berarti seperti seorang bidan yang membantu kelahiran bayi-bayi sejarah yang akan dikenal, dirasakan, kemudian tumbuh menjadi besar. Menulis berarti membenihkan gagasan untuk ditelurkan sebelum akhirnya berkecambah seperti pohon kacang polong yang tumbuh terus-menerus hingga ke atas langit.
Menulis itu untuk mengekalkan kita, menulis bisa juga sebagai amal shalih kita, yang selama ini tidak pernah kita sadari sebagai amal shalih. Banyak orang didunia ini datang dan pergi tanpa sesuatu yang berarti, mereka datang seperti mendung dan menghilang sepertiĀ hujan, bahkan jejak-jejaknya sendiri menguap tanpa bekas.
Mereka yang tak pernah menulis nasibnya akan sama dengan bermiliar-miliar manusia yang lain, sejak zaman Nabi Adam hingga zaman akhir seperti ini, manusia datang dan pergi silih berganti, ia seperti tunas-tunas muda, menjadi pohon tua sebelum akhirnya layu dan mati. Apakah kita yang dikaruniai akal dan pikiran akan memandang kehidupan ini dengan cara yang sama ? Kita manusia yang diserahi tugas untuk mengemban amanat bumi ini, mengapa ikut musnah ditelan bumi ?
- disadur dari novel “Orang miskin dilarang sekolah (Mimpi-mimpi yang tak terjamah) oleh Wiwid Prasetyo.
Rumah Jahit Haifa is powered by Wordpress. Theme by SEO Company