Double Hicon, apaan tuh ?

Apa itu kain double hicon ?

Double hicon, banyak juga yang menyebutnya double sifone, bahan jenis ini teksturnya lembut dan adem. Awalnya banyak yang menggunakannya sebagai lapisan dalam baju atau furing, karena pada umumnya bahan furing itu banyak yang panas dan kurang lembut. Tapi dengan bahan double hicon yang lembut dan adem, banyak yang menggunakannya sebagai furing.

Tapi kekurangan dari kain double hicon ini adalah lebarnya yang kecil (lebar kecil) yaitu 115 cm, jadi untuk  gamis atau pakaian yang memerlukan furing, biaya materialnya alias bahan double hicon yang harus digunakan menjadi lebih banyak.  Misalnya jika anda menggunakan furing dari kain katun paris hanya membutuhkan 2 m (karena lebar besar), dengan kain double hicon membutuhkan 3 m ( untuk ujung gamis dan lengannya). Padahal katun paris juga sangat cocok untuk dijadikan furing, karena adem dan menyerap keringat.

Mengapa kain double hicon dipakai untuk jilbab segi empat ?

Awal mulanya, aku membeli jilbab segi empat dipasaran yang telah diberi aksesories di pinggirannya, tapi jilbab yang aku beli itu kalau dipakai agak susah dan agak licin, lalu aku coba beli jilbab segi empat denga bahan yang  berbeda, tapi kok terasa kaku, sehingga kalau dipakai, kepalaku terasa “ngembang”, jadi lehernya tampak pendek alias tidak lenjang, rasanya tidak nyaman sekali memakainya.

Nah, suatu waktu aku ketemu bahan double hicon ini pasar mayestik, awalnya aku beli untuk dipakai sendiri saja. Tapi setelah tetangga, teman dan saudara melihat dan mencobanya, kata mereka enak dipakai, lembut dan adem terus teksturnya yang “jatuh” kalau dipakai membuat kepala tidak terasa “ngembang”. Nah, sejak saat itu aku jadi sering membeli bahan ini untuk dijadikan jilbab segi empat dagangan. Dan terbukti pada saat bazaar kemarin, pengunjung yang melihat dan “meraba”nya tertarik dan membeli jilbab tsb. Dan ada beberapa orang yang berjualan baju muslim, pada pesan jilbab ini, ada yang 1/2 lusin s/d 1 lusin. Bisa anda lihat gambar dibawah ini adalah bahan double hicon yang baru aku beli untuk memenuhi pesanan mereka.

bahan double hicon Double Hicon, apaan tuh ?Tapi untuk pemesanan yang terlalu banyak, RJH belum bisa memenuhinya. Sekali lagi dikarenakan SDM yang terbatas.

Itulah awal mulanya RJH menjual jilbab segi empat dari kain double hicon, bagi anda yang belum pernah memakainya, coba deh….



18 Comments

  1. Pingback by Koleksi Jilbab Segi empat made by Rumah Jahit Haifa | Rumah Jahit Haifa — 01/06/2009 @ 8:15 PM

    [...] Jahit Haifa kini memproduksi jilbab model segi empat (yang saat ini mulai trend lagi) dari bahan double hicon. Ada dua jenis jilbab yaitu polos dan ber-aksesories.  Aksesories menggunakan pernak-pernik [...]

  2. Comment by gina — 03/06/2009 @ 5:56 PM

    Mbak, yang warna peach spt gamis saya yg dulu tu ada gak? Kalo ada skalian saya pesan ya….

  3. Comment by susi — 03/06/2009 @ 6:24 PM

    yg peach itu sdh habis mbak….ngk ada lagi bahannya

  4. Comment by gina — 03/06/2009 @ 9:25 PM

    maksud saya untuk jilbab double hicon, apa ada warna peach yg spt gamis itu mbak?

  5. Comment by susi — 03/06/2009 @ 10:09 PM

    adanya yang lebih tua dikit warnanya mbak

  6. Comment by Windya Mulia — 30/08/2009 @ 6:28 AM

    Hallo mba, met kenal jua yah.

    Aku tau website ini dari suami, katanya mba istri tmnnya suami…koq bisa tau website aku ya? apa aku pernah ninggalin jejak dsini yaa..lupa? beberapa minggu lalu ku mmg blogwalking kesini…tp koq klo diliat lagi mba susi lagi sibukkk skali n laku keras orderannya ya..Alhamdulillah. Makanya ku mau pesen jadi binun. Alhamdulillah disamperin sm mba sdiri. Aku mmg mau coba double hicon, ada warna merah tak ? Maap kepanjangan komentnya nih. Aku udah follow di Twitter ya :)

    Wassalam

  7. Comment by susi — 30/08/2009 @ 7:01 AM

    iya istrinya om akbar kan…..nanti saya titipin jilbab ke om Kusnadi ya…trus minta reviewnya mbak….yang fair aja ya….buat test case nih…terimakasih

  8. Pingback by Double Hicon vs Katun Paris KW 1 | Rumah Jahit Haifa — 21/10/2009 @ 4:47 PM

    [...] Bagi anda yang penasaran dengan kain sifone double hicon dan ingin tahu lebih tentang jenis kain ini, silahkan klik disini. [...]

  9. Comment by nnya — 13/01/2010 @ 3:55 PM

    assalammualaikum..

    ongkos kirim nya berapa sih, mbak?

  10. Comment by susi — 13/01/2010 @ 3:57 PM

    ongkos kirim tergantung alamat pengiriman mbak

  11. Comment by Erma — 11/05/2010 @ 9:43 PM

    saya juga beli sendiri bahan double sifon ini mbak, emang enak dipake dan warnanya macem-macem. Kalap milihnya hehehe

  12. Comment by susi — 11/05/2010 @ 11:29 PM

    wah selamat deh kalau akhirnya cocok juga :) kl saya emang cuma ini cocoknya

  13. Comment by baju muslim — 16/11/2010 @ 7:28 AM

    thanks mba sekarang aku tahu bahan double hicon itu apa… mulanya saya bingung bagaimana saya memberitahu ke langganan saya mengenai bahan jilbab ini… thanks.. oh ya salam kenal ya.. aku juga punya toko online yang memproduksi gamis dan busana muslim lainnya termasuk jilbab :)

  14. Comment by susi — 19/11/2010 @ 5:32 AM

    salam kenal juga mba :) terimakasih sudah mampir

  15. Comment by putri — 19/04/2011 @ 7:12 AM

    Mbak Susi, salam kenal. Saya banyak terbantu dengan artikelnya. Buka lapak juga di internet.

    Bolehkah saya gunakan artikel di sini untuk dicantumkan di web saya? Tentu dengan menampilkan link ke laman ini.

    Semoga sukses dan jaya terus,yaaa

  16. Comment by susi — 19/04/2011 @ 8:08 PM

    salam kenal Mb Putri..selama mencantumkan sumbernya RJH kami persilakan,.. sukses juga..terimakasih..

  17. Comment by Warni — 23/04/2011 @ 2:28 AM

    Assalamu'alaikum Bun,

    apa kabar? tambah lancar & banyak orderan aza nich…..

    Bun, sedikit tanya dong klo u/ kemeja sisi belakangnya itu terasa ketarik keatas saat dipakai sehingga kelihatan jingrang githu. itu kenapa ya bun? Lebar bahunya kurangkah?

    sy banyak terinspirasi model2 baju & tips menjahitnya dr RJH jg lhooo bun.

    salam sukses selalu

    thk-Warni

  18. Comment by susi — 23/04/2011 @ 12:28 PM

    wa’alaikumsalam…Alhamdulillah kabar baik..utk persoalan tsb saya masih agak kurang “nangkap” pokok permasalahannya, tp saya saya coba jawab, kemungkinan kurang lebar bahu/pundak bisa, tp bisa juga karena lebar punggung/lebar belakang (jarak antara jahitan kerung belakang bagian kiri dan kanan kurang)..trims….wa’alaikumsalam

RSS feed.

Maaf, form komentar kami tutup sementara.